10 Kebiasaan Nge-BOSENIN biar Bisa Nabung 50% dari Gaji

 00:00:00

Aku nabung lebih dari 50% penghasilanku tiap bulan. Bukan karena gajiku gede dari awal dan bukan karena aku kaya, tapi karena aku punya kebiasaan-kebiasaan yang jujur ngebosenin banget. Dan waktu pertama kali aku dengar saran-saran ini, aku pun juga skip. Aku pikir pasti ada cara yang lebih cepat, lebih exciting, tapi ternyata enggak ada. Ini 10 kebiasaan yang bikin aku bisa nabung banyak, makin dekat ke financial freedom, dan yang paling penting, semuanya bisa kamu mulai hari ini. Bahkan kalau kamu masih anak


00:00:28

SMA sekalipun. Oke, kita mulai. Kebiasaan yang pertama, bayar dirimu sendiri dulu. Nah, kebanyakan orang punya sistem yang kebalik. Gajinya masuk, bayar ini itu jajan. Dan kalau ada sisa baru nabung. Tapi masalahnya sisanya tuh enggak pernah ada sistem yang benar. Gajinya masuk, potong dulu buat tabungan, baru sisanya buat hidup. Ini namanya pay yourself first. Aku pernah coba nabung dari sisa duit selama sebulan. Enggak pernah berhasil. Baru berhasil waktu aku pasak auto debit di hari yang sama gajian masuk. Sebelum aku


00:01:02

sempat ngerasa punya uang itu, uangnya tuh udah aku transfer ke rekening yang Merweda. Kalau kamu takut duitnya enggak cukup, dicoba aja dulu. Percaya enggak percaya, kamu pun bakal adaptasi. Jadi, kebiasaan apa yang bisa kamu mulai di gajian kamu berikutnya? Mulai sekarang, coba set auto debit ke rekening tabungan yang terpisah. Nah, kebiasaan yang kedua, jangan cicil barang yang nilainya turun. Nah, kadang tuh kita punya kebiasaan handphone baru nyicil, mobil baru nyicil, beli sepatu limited edition juga nyicil, yang tiap


00:01:32

bulan kamu bayar sesuatu yang nilainya udah turun sejak hari pertama kamu pegang barangnya. Mobil baru itu begitu keluar showroom nilai itu langsung turun. Begitu juga handphone. Dan kamu masih nyicil bayar sesuatu yang nilainya udah enggak segitu lagi. Plus lagi ada bunganya. Nah, misalnya 15 tahun lalu aku ada teman-teman yang nyicil mobil baru R juta per bulan. Nah, aku milih untuk gak beli mobil dan bisa pakai uang yang sama buat investasi. Dan sekarang hasil departament. Tapi note bahwa ini


00:01:59

bukan berarti kamu enggak boleh punya kendaraan atau gadget. Poinnya adalah kamu bisa beli yang kamu sanggup bayar secara cash dulu. Atau kalau kamu mau nyicil, pastiin cicilannya tuh enggak bikin cash full. Kamu malah sesek tiap bulan. Nah, sekarang kamu coba berbenah dan hitung berapa total cicilan kamu per bulan untuk barang-barang yang nilainya malah turun. Kebiasaan ketiga, aturan 3 hari untuk pembelian di atas Rp300.000. Kamu pernah masukin barang ke keranjang pas belajar online terus supa bayar dan beberapa


00:02:28

hari kemudian udah enggak mau itu barang lagi kan? Nah, otak kita tuh gampang banget kena dopamin spike pas lagi scroll dan nemu barangnya lucu atau lagi diskon. Tapi si dopamin spike itu enggak akan lama. Kalau kamu pas lagi mau beli itu pas lagi on-nya dan kamu sering nyesel beli waktu si dopamin ini udah off. Jadi aturannya simpel. Kalau kamu mau beli sesuatu di atas Rp300.000, masukin dulu ke keranjang, tutup aplikasinya, dan tunggu 3 hari kemudian. Kalau 3 hari lagi kamu masih ingat dan masih mau beli, ya artinya kamu emang


00:02:57

perlu barangnya. Tapi kalau kamu lupa, berarti kamu baru aja nyelametin ratusan ribu dari impulse buying yang enggak perlu. Nah, standar ini mungkin bisa beda-beda untuk tiap orang, tergantung level belanja yang signifikan buat mereka. Tapi untuk aku pribadi, aku ngesetnya Rp300.000. Ini tuh bukan soal pelit ya. Ini soal gimana kita bisa lebih pegang kendali sama keuangan kita. Nah, kebiasaan keempat adalah live below your means. Naik gaji pengeluaran ikut naik. Naik jabatan gaya hidup juga ikut


00:03:27

naik. Ini yang disebut dengan lifestyle creep. Dan ini salah satu alasan paling umum kenapa orang enggak pernah bisa nambung banyak meskipun gajinya makin gede. Misalkan dia pas gajinya R5 juta hidupnya standar. Pas gaji dia nagi Rp8 juta tiba-tiba makan siam mining mall. Subscribe ini itu beli baju lebih sering yang di akhir bulat akhirnya sama aja gak ada yang bisa disisihin. Prinsipnya tuh bukan harus hidup susah. Prinsipnya itu live below your means. Jangan upgrade gaya hidup secepat kamu upgrade


00:03:57

penghasilan. Biarin jarak antara penghasilan dan pengeluaran itu makin lebar. Dan di situlah ruang buat nabung dan investasi supaya kamu bisa bikin uang kamu bekerja untuk kamu ke masa depan. Nah, jadi mulai dibiasain tiap kali naik gaji langsung alokasiin minimal 50% dari kenaikannya ke tabungan atau investasi sebelum kamu keburu terbiasa sama angka barunya. Kebiasaan kelima, anggap tabungan sebagai tagihan. Kamu enggak pernah lupa bayar Wii kan? Enggak pernah skip bayar kontrakan? Karena kalau enggak bayar ada


00:04:30

konsekuensinya. Nah, perlakuin tabungan kamu persis kayak gitu. Bukan kalau ada sisa baru nabung, tapi nabung itu tagihan bulanan yang harus dibayar. Titik. Berapun jumlahnya, R.000, R00.000, sejuta, tetapin angkanya dan bayar rutin tiap bulan kayak kamu bayar Wii di rumah. Karena masa depan kamu minimal sama pentingnya sama biaya Wii bulan ini. Nah, kalau kamu belum tahu mulai dari berapa, mulai dari angka yang enggak diusahin. Yang penting mulai dulu. Konsistensi jauh lebih penting dari jumlahnya.


00:05:03

Kebiasaan keenam, tanya tiga pertanyaan ini sebelum belajar. Nah, sebelum beli sesuatu biasain kamu tanya ini ke diri sendiri. Pertama, apakah ini masih penting 10 hari lagi? Kedua, apakah ini masih bikin aku senang 10 bulan lagi? Dan ketiga, apakah ini masih relevan 10 tahun lagi? Kalau jawabannya enggak di semua pertanyaan, kamu mungkin enggak butuh itu. Sepatu yang lagi hype sekarang 10 hari, iya, 10 bulan mungkin, 10 tahun mungkin enggak. Tapi belajar skill baru, beli buku, mulai investasi,


00:05:34

10 hari belum kelihatan, 10 tahun bisa benar-benar ngubah hidup kamu. Lagi-lagi ini bukan tentang enggak boleh beli apa-apa. Ini tentang sadar kenapa kamu mau beli sesuatu sebelum kamu check out. Kebiasaan ketujuh, mulai investasi berapapun nominalnya. Aku mau invest kalau udah ada uang lebih. Nah, ini kalimat yang aku dengar terus dan ini juga kalimat yang paling sering bikin orang enggak pernah mulai. Yang harus diingat adalah biaya yang paling mahal dalam investasi itu bukan berapa banyak yang kamu invest, tapi berapa lama waktu


00:06:07

yang kamu tunggu sebelum mulai. Nah, di video sebelumnya aku pernah bahas ini. Waktu pertama aku mulai invest, aku juga ngelakuin banyak kesalahan. Dan kalau aku bisa balik ke titik itu, hal pertama yang aku lakuin adalah mulai lebih cepat, bukan nunggu siap. Nah, karena kompaun interest itu butuh satu hal, yaitu waktu. Soal caranya, instrumen yang aku rekomendasiin buat pemula itu ETF saham global. ETF itu simpelnya adalah paket saham. Beli satu ETF yang ngikutin indeks S&P 500, uang kamu otomatis tersebar ke 500 perusahaan


00:06:39

terbesar di Amerika. Ya, Apple lah, Google, Microsoft dan lainnya. Enggak perlu nebak-nebak saham mana yang bagus. Nah, bedanya sama reksadana, reksadana itu ada biaya manajer investasinya dan hasilnya tergantung keputusan manusia. Sedangkan ETF ngikutin indeks lebih murah dan jadi lebih simpel. Dan satu hal yang sering kelewat, ETF global itu dalam US dollar. Rupiah trennya melemah tiap tahun. Jadi, invest ETF global itu sekaligus lindungin nilai aset kamu dari pemahan rupiah, diversifikasi instrumen,


00:07:09

sekaligus diversifikasi mata uang. Nah, aplikasi broker yang aku rekomen buat pemula adalah Go Trade. Kamu bisa mulai beli saham atau ETF dari sekecil 1 US Do atau R7.000 saja. Nah, linknya itu ada di deskripsi kalau kamu mau tahu lebih. Dan kalau kamu mau tahu ETF spesifik mana yang aku rekomendasiin buat pemula, tanya aja ya nanti di comment section nanti aku jawab di sana. Tapi yang paling penting tetap satu, mulai dulu. Waktu yang udah kelewat enggak bisa diganti. Jadi challenge buat kamu yang


00:07:37

belum mulai investasi, download aplikasinya. invest berapapun yang kamu bisa. Yang penting adalah mulai. Kebiasaan kedelapan, hitung berapa harga satu jam hidup kamu. Nah, ini mindset yang waktu pertama aku dengar agak kurang nyaman ya dengar ya. Tapi justru itu tandanya ini penting. Kalau kamu kerja dan gajian katakan R juta sebulan dengan asumsi waktu kerja efektif 7 jam per hari, per jamnya waktu kamu itu nilainya sekitar Rp35 atau Rp36.000. Nah, sekarang kamu tanya ke diri sendiri. Kalau harus bayar R36.000 per


00:08:11

jam, apakah kamu mau bayar itu buat scroll TikTok? Enggak jelas mungkin kadang iya dan itu fine, istirahat juga perlu. Tapi kalau itu yang kamu lakuin tiap hari berjam-jam, kamu lagi buang aset yang paling susah diganti. Orang yang finansialnya sehat bukan cuma punya lebih banyak uang, mereka punya cara yang beda dalam melihat waktu. Dan kamu enggak harus nunggu punya banyak duit dulu buat mulai lihat waktu dengan cara itu. Kebiasaan kesembilan, desain lingkunganmu. Nah, kamu adalah rata-rata dari lima orang yang paling sering kamu


00:08:41

habisin waktu dengannya. Kalau lima orang di sekitar kamu tiap hari ngomongin liburan mahal, gadget terbaru, outfit yang hype, nah standar itu bakal nyereap ke kamu tanpa kamu sadarin. N dan ini bukan salah mereka ya. Ini soal lingkungan yang membentuk apa yang kamu anggap normal. Dan yang lebih dekat sama kita sekarang misalkan fit kamu itu juga lingkungan. Nah, algoritma itu belajar dari apa yang kamu tonton dan kamu engage. Kalau kamu kasih makan algoritma kamu konten lifestyle, itu yang bakal


00:09:09

terus muncul. Tapi kalau kamu mulai follow akun-akun yang ngomongin finansial lah, investasi, self improvement, lama-lama itu yang jadi normal buat otak kamu. Jadi poinnya adalah kamu bisa kontrol input yang masuk ke kepala kamu setiap hari. Kebiasaan ke-10, pilih yang ngebosenin setiap hari. Ini kebiasaan terakhir dan mungkin bukan yang paling gampang diterima. Enggak ada kebiasaan keuangan yang hasilnya instan. Enggak ada. Siapapun yang jual ide itu ke kamu, mereka lagi jual sesuatu. yang ada cuman


00:09:40

kamu lakuin kebiasaan-kebiasaan kecil bulan demi bulan, tahun demi tahun dan di satu titik pas kamu lihat ke belakang mungkin kamu bakal enggak nyangka kamu udah sejauh ini. Nah, aku sendiri masih dalam perjalanan itu masih nabung, masih invest rutin, masih jaga kebiasaan yang sama dan setiap bulan angkanya tuh makin dekat ke tujuan. Nah, ini semua karena aku pilih jalan yang ngebosenin. Sementara banyak orang biasanya masih sibuk nyari shortcut yang enggak ada. Jadi kalau besok kamu terasa tergoda


00:10:06

buat skip nabung bulan ini atau buat beli sesuatu yang impulsif atau buat nunggu waktu yang lebih pas buat mulai invest, ingat satu poin ini. Kamu tuh lagi main long atau game yang panjang dan orang yang menang di game yang panjang ini bukan yang paling pintar tapi yang paling konsisten. Nah, dari 10 kebiasaan tadi pilih satu yang paling gampang buat kamu mulai minggu ini. Satu aja dulu. Kamu juga bisa download Habit Tracker gratis buat bantu kamu tracking kebiasaan baru kamu di link di deskripsi. Dan kalau video ini bikin


00:10:35

kamu mikir, share ke satu orang yang kamu rasa butuh dengar ini hari ini. Sampai ketemu di video berikutnya. Kalau kamu mau lanjut bangun kebiasaan yang bikin hidup kamu naik level, kamu bisa klik video berikutnya. Di situ aku bahas langkah-langkah kecil lain yang bisa kamu mulai hari ini juga. Yeah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

langkah nyata menuju kekayaan yang tak pernah diajarkan di sekolah

Cara Tercepat Untuk Mengubah Seluruh Hidupmu

Menghilang dan Mengubah Diri Dalam Bayangan